Dalam pertemuan ini dibahas soal bagaimana menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Bandung. LSM yang mengikuti Silaturahmi Kapolrestabes Bandung dengan Elemen Masyarakat dalam Rangka Menciptakan Situasi Kamtibmas Kota Bandung yang Kondusif diantaranya yaitu LSM Jangkar, LSM Gerakan Ganyang Mafia Hukum, LSM Penjara, LSM Brantas, LSM Cadas, LSM GMBI, LSM Main Api dan LSM Korek.
Mashudi menuturkan, polisi membutuhkan informasi tentang adanya indikasi tindak pidana yang diketahui oleh para aktivis LSM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, Polrestabes Bandung menginginkan penyakit masyarakat seperti mabuk-mabukan dan perjudian bisa bersih di Kota Bandung.
"Perjudian, mabuk-mabukan, harus bersih di Kota Bandung," tuturnya.
Hal lain yang juga disampaikan Mashudi dalam kesempatan itu yaitu soal aksi premanisme.
"Tidak ada toleransi dengan premanisme. Bandung ini kota yang sejuk, kota yang adem. Mari sama-sama jaga dan lindungi Kota Bandung," tuturnya.
Pertemuan diisi dengan tanya jawab serta penyampaian informasi dari Pejabat Polrestabes Bandung yang hadir seperti dari Kasatreskrim, dan Kasatlantas.
Mashudi menyatakan, pertemuan seperti ini akan dilakukan sebulan sekali supaya polisi dan LSM yang ada terjalin komunikasi dan hubungan baik.
"Kita butuh sinergitas. Kami yang bukan orang Bandung saja ingin menjaga Bandung. Apalagi yang orang-orang Bandung asli," katanya.
(tya/ndr)











































