1. Pasukan 'Ungu'
|
|
Ternyata tak mudah menjadi pasukan ini, selain memang harus berjibaku dengan baunya comberan, banyak juga warga yang rumahnya depan gorong-gorong menolak dibersihkan. Alasannya mereka tak mau cor-ran jalan di atas gorong-gorong dirusak.
Meski pasukan Gorong-gorong sudah mulai bergerak dalam dua bulan ini, banjir Cileuncang masih terjadi di beberapa jalan Kota Bandung, seperti Jalan Lombok, Gedebage, dan Pagarsih. Pantauan detik, gorong-gorong di Jalan Lombok belum tersentuh sama sekali
Selain membersihkan gorong-gorong, pasukan berbaju ungu juga membersihkan sungai. Namun khusus untuk yang membersihkan sungai dibedakan dengan mengenakan rompi berwarna kuning.
2. Pasukan 'Merah'
|
|
Mereka bertugas di setiap weekend. Meski perlu diakui, sangat susah menemukan mereka. Dari relawan yang pernah kita temui, banyak suka duka yang mereka alamin. Pengalaman dimarahi polisi juga pernah mereka alami.
3. Pasukan 'Biru'
|
|
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil lah yang menjadi pionernya. Ia mengajak semua PNS di Kota Bandung dan juga warga memakai sepeda setiap Jumat untuk mengurangi kemacetan. Sayangnya, imbauan ini belum dituruti semua bawahannya. Area parkir sepeda di lingkungan Pemkot Bandung hingga kini masih sepi.
4. Pasukan 'Hijau'
|
|
5. Pasukan 'Pink'
|
|
Seperti biasa, untuk relawan, Pemkot memiliki rompi khusus. Untuk relawan ini, bagian depannya berwarna pink dan bagian belakangnya berwarna hijau muda. Di bagian belakangnya, ada tulisan "Apa yang saya bisa bantu?" Dan "What can i do for u".
Halaman 2 dari 6











































