Empat objek resmi bersertifikat jaringan Geopark Nasional dari Badan Geologi Kementerian ESDM serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2013. Keempat lokasi itu masing-masing Gunung Sewu (meliputi tiga provinsi provinsi Jateng, DIY, dan Jateng), Merangin (Jambi), Gunung Api Rinjani (NTB), dan Danau Toba (Sumut).
"Sertifikatnya diberikan September lalu," jelas Pejabat Fungsional Prekayasa Utama Badan Geologi Heryadi Rachmat di Hotel Sari Ater, Subang, Jawa Barat, Jumat (13/12/2013).
Empat lokasi menjadi geopark atau taman bumi tersebut punya ciri khas tersendiri. Contohnya Gunung Sewu yang memiliki keunikan memesona sebagai kawasan karst. "Kalau di Merangin itu terdapat fosil kayu," kata Heryadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tahun 2013, empat lokasi tersebut dikukuhkan menjadi Geopark Nasional," ucap Heryadi yang juga menjadi anggota Tim Koordinasi dan Pengembangan Geodiversity, Geoheritage, dan Geoparak (3G).
Heryadi menjelaskan, geopark merupakan konsep manajeman pengembangan kawasan secara berkelanjutan yang memaduserasikan tiga keragaman alam yaitu geodiversity, biodibersity, dan cultural diversity. "Semuanya itu berpilar pada aspek konservasi, edukasi, dan penumbuhan ekonomi nasional," papar Heryadi. (bbp/ern)










































