"Jumlah wisatawan itu selalu ada peningkatan sekitar 10 sampai 15 persen setiap tahun. Tahun ini ada 6 juta. Tahun depan kita akan pacu agar kunjungan wisatawan itu lebih banyak asingnya, bukan domestik," ujar Herry saat ditemui di Ruang Tengah Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung, Jumat (29/11/2013).
Untuk memenuhi target tersebut, Herry menggandeng Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung (BP2KB) untuk melakukan promosi pariwisata ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herry menuturkan, Kota Bandung pun turut melakukan pembenahan dan peningkatan potensi. Termasuk melakukan kerjasama dengan pemerintahan Bandung Raya untuk menggali potensi wisatanya, seperti Pemkab Bandung, Pemkab Bandung Barat, Pemkot Cimahi, Pemkab Subang, dan Pemkab Sumedang.
"Jadi para turis itu menginap di Kota Bandung. Tetapi jalan-jalannya bisa ke Ciwidey, Tangkubanparahu, Ciater, atau ke Cihanjuang," terangnya.
Sementara untuk dukungan infrastruktur, Pemkot Bandung telah melakukan pertemuan dengan TNI AU PT DI, dan Angkasa Pura untuk pelebaran dan perbaikan Bandara Husein Sastranegara. Hal itu dilakukan sambil menunggu pembangunan Bandara Kertajati Majalengka.
"Jadi sekarang sudah diuntungkan karena ada penerbangan luar negeri yang diarahkan langsung ke Bandung. Memang transit di Singapura. Pokoknya kita pacu dari negara-negara selain Singapura dan Malaysia," tandasnya.
(avi/ern)










































