Sosok Tobit di Mata Keluarga dan Rekan

Sosok Tobit di Mata Keluarga dan Rekan

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 26 Nov 2013 15:42 WIB
Sosok Tobit di Mata Keluarga dan Rekan
Bandung - Kematian Joan Tobit Sigalingging (23) menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan yang ditinggalkan. Jasad mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut ditemukan di lereng curam Gunung Kendang, Kabupaten Bandung. Seperti apa sosok Tobit di mata keluarga dan rekan?

"Tobit orangnya enggak neko-neko. Dia enggak tertutup. Memang orangnya enggak banyak ngomong, tapi serius," ungkap Karmon Sigalingging (57), ayah kandung Tobit, sewaktu ditemui usai penguburan jenazah Tobit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kerkof, Kota Cimahi, Jabar, Selasa (26/11/2013).

Keluarga sudah megikhlaskan kepergian Tobit selama-lamanya. Setelah hampir satu bulan dinyatakan hilang, Tim SAR menemukan jasad Tobit dengan kondisi mengenaskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karmon memuji tim pencari, warga, dan pihak perkubanan di sekitar Gunung Kendang yang berjibaku menelusuri keberadaan Tobit. "Saya ucapkan rasa terima kasih dan hormat kepada mereka yang selama ini terus mencari Tobit. Walapun Tobit ditemukan meninggal," ucap Karmon.

Ketua Himpunan Mahasiswa Oseanografi ITB periode 2013, Handyra Putra Adytama, menilai Tobit sebagai sosok pekerja keras dan rajin.

"Saya tahu Tobit itu memang cinta alam. Dia juga berjiwa sosial," kata Handyra.

Handyra mengungkapkan, Tobit pernah menjabat jadi Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat dalam naungan Himpunan Mahasiswa Oseanografi ITB Periode 2011-2012. "Dia (Tobit) setahu saya orangnya aktif dan selalu bersosialisasi," ucap Handyra yang kini menempuh semester tujuh jurusan Oseanografi ITB angkatan 2010.

(bbp/ern)


Berita Terkait