"Tobit orangnya enggak neko-neko. Dia enggak tertutup. Memang orangnya enggak banyak ngomong, tapi serius," ungkap Karmon Sigalingging (57), ayah kandung Tobit, sewaktu ditemui usai penguburan jenazah Tobit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kerkof, Kota Cimahi, Jabar, Selasa (26/11/2013).
Keluarga sudah megikhlaskan kepergian Tobit selama-lamanya. Setelah hampir satu bulan dinyatakan hilang, Tim SAR menemukan jasad Tobit dengan kondisi mengenaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Himpunan Mahasiswa Oseanografi ITB periode 2013, Handyra Putra Adytama, menilai Tobit sebagai sosok pekerja keras dan rajin.
"Saya tahu Tobit itu memang cinta alam. Dia juga berjiwa sosial," kata Handyra.
Handyra mengungkapkan, Tobit pernah menjabat jadi Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat dalam naungan Himpunan Mahasiswa Oseanografi ITB Periode 2011-2012. "Dia (Tobit) setahu saya orangnya aktif dan selalu bersosialisasi," ucap Handyra yang kini menempuh semester tujuh jurusan Oseanografi ITB angkatan 2010.
(bbp/ern)










































