Hal itu dituturkan temannya Rhendy Moreno saat jumpa pers di Campus Centre ITB, Jalan Ganesa, Senin malam (25/11/2013). "Saya ingat pernah mendaki bareng dengan dia ke Burangrang, kerenceng, dan terakhir pas ke Tampomas, dia mendaki sendirian," ujar Rhendy.
Bahkan saat akan mendaki ke Gunung Kendang, 26 Oktober lalu, Tobit pun sempat mengajak Rhendy. "Tapi saya enggak bisa. Akhirnya Tobit mendaki sendiri. Saya pinjamkan beberapa perlatan termasuk GPS," ungkap Rhendy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri khas Tobit, lanjut Rhendy, saat mendaki jarang memberitahu teman-temannya. "Mendaki dulu baru kabari teman-temannya. Kadang mengabari dulu, tapi ujung-ujungnya naik sendiri," kata Rhendy.
Tobit ditemukan sudah tak bernyawa di Gunung Kendang tadi pagi sekitar pukul 05.20 WIB. Saat ditemukan kondisi jenazah masih utuh dengan pakaian lengkap. Tidak ada luka gigitan. Meski terbilang utuh, jenazah sudah membusuk dan bau.
Pencarian Tobit dilakukan hampir satu bulan. Keluarga berterimakasih pada tim SAR yang tetap mencari Tobit hingga ditemukan. ITB juga menyampaikan bela sungkawa dan meminta mahasiswanya tidak pernah mendaki sendirian.
(ern/ern)










































