Pedang Protes Eksplorasi Geothermal di KBU

Pedang Protes Eksplorasi Geothermal di KBU

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 20 Nov 2013 10:44 WIB
Pedang Protes Eksplorasi Geothermal di KBU
Bandung - Lima orang anggota Perhimpunan Perhimpunan Pemuda Lembang (Pedang) melakukan aksi di depan halaman Gedung Sate Bandung, Jalan Diponegoro, Rabu (20/11/2013). Mereka datang untuk mempertanyakan rencana eksplorasi geothermal di kawasan Bandung Utara (KBU) khususnya di daerah Lembang termasuk di Tangkuban Parahu.

Dalam aksinya, mereka membawa sebuah spanduk hitam dengan tulisan merah bertuliskan 'Jaga Jeung Salametkeun Lemah Cai Urang!'. "Meskipun kami hanya segelintir, jangan dilihat jumlahnya. Tapi kami ini ingin menyelamatkan daerah kami," ujar orator dalam orasinya melalui pengeras suara.

Ia mengatakan, mereka datang untuk menemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk menanyakan konsistensinya menjaga KBU sesuai dengan perda yang ia keluarkan yaitu Perda No 1 Tahun 2008 tentang Kawasan Bandung Utara.

"Cabut perda KBU kalau gubernur sendiri melanggarnya," katanya.

Sebelum kegiatan pengeboran dilakukan dan menimbulkan kerusakan lingkungan, Pedang datang untung mendapatkan penjelasan dari gubernur. "Aksi ini adalah kepedulian Pemuda Lembang yang cinta terhadap tanah air, lingkungannya karena kami mendengar akan ada rencana eksplorasi geothermal," ujar Asep Sukarna Ketua Umum Pedang disela-sela aksi.

Ia mengatakan, sudah ada alat berat yang masuk ke Desa Sukawana Lembang untuk melakukan pengeboran. "Tuntutan kami, kaji kembali izin pengeboran itu. Kita ingin mendapat informasi dari orang-orang pintar soal ini. Jangan sampai terlanjur rusak baru merasa terlanjur dan kalang kabut," tuturnya.

Karena menurutnya jika kegiatan geothermal dilakukan, maka warga sekitar termasuk kawasan Bandung bisa terkena dampak lingkungan seperti berkurangnya sumber daya air karena rusaknya daerah resapan di utara Bandung.

Aksi yang dijaga ratusan polisi ini hanya berlangsung sekitar 10 menit. Karena ratusan buruh yang juga akan melakukan aksi di lokasi yang sama telah tiba.

(tya/ern)


Berita Terkait