Seribuan buruh Kota Bandung kembali mendatangi Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (19/11/2013). Praktis jalan Wastukencana ditutup, mulai dari perempatan Jalan Aceh hingga Merdeka. Akibatnya Jalan sekitarnya macet.
Kemacetan terlihat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Braga, dan Jalan Merdeka. Sementara di Jalan Wastukencana, ratusan kendaraan dua terparkir. Banyaknya massa yang demo membuat PKL berdatangan.
Massa yang sejak pagi datang, memanaskan aksinya dengan melakukan joget caecar seperti kemarin. Kali ini seorang laki-laki yang tubuhnya dibalur cat putih dengan tulisan 'Bandung Juara' memimpin di depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai janji, kami akan terus lakukan aksi hingga besok," ancamnya.
Ditemui di tempat terpisah, Ridwan Kamil meminta para buruh untuk tidak terus berdemo, sehingga membuat jalanan macet. "Beri hak pada warga lain untuk beraktifitas. Tolong tidak anarkis dan tidak sampai membuat macet," ujarnya.
Meski begitu, ia menyatakan akan tetap membiarkan buruh berdemo hingga besok. Namun apabila tindakannya sudah anarkis, akan diserahkan pada kepolisian.
Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, menyatakan tak ada lagi yang harus dibicarakan dengan buruh. Keputusan UMK sudah final. "Bahkan pengusaha akan menggugat jika UMK di atas Rp 2 juta karena akan mengganggu kestabilan ekonomi," ungkap Emil yang langsung bertolak ke Jakarta siang ini.
(/)











































