Ingin Tetap Jualan, PKL di Dago Datangi Gedung Dewan

Ingin Tetap Jualan, PKL di Dago Datangi Gedung Dewan

Avitia Nurmatari - detikNews
Senin, 18 Nov 2013 12:13 WIB
Bandung - Belum reda demo dari elemen buruh, DPRD Kota Bandung didatangi puluhan orang dari Paguyuban Pedagang Jasa Tradisional Dago (PPJTD). Mereka meminta pemkot untuk tetap mengizinkan mereka berjualan di Jalan Dago.

Menurut Irwan selaku Koordinator Lapangan PPJTD, sesuai dengan Perda No 4 Tahun 2011, kawasan Dago masuk ke dalam kawasan zona merah. Berarti di kawasan tersebut sama sekali tidak diperbolehkan ada PKL yang berjualan. Sementara pedagang yang tergabung dalam PPJTD tersebut sudah lama berjualan setiap malam hari.

"Kami bersikukuh kalau PKL Dago tidak kenal zona. Karena kami berdagang dengan tertib," ujarnya di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Senin (18/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka mengklaim, PKL kuliner Dago sedikit banyak telah memberikan imej Dago wisata kuliner malam yang mengasyikan di Bandung.

"Kami akan tetap mempertahankan Dago jadi tempat wisata, kami juga kan hanya berjualan di malam hari," ucapnya.

Mereka mendesak ingin bertemu dengan anggota Komisi A DPRD Kota Bandung dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk mempertahankan tuntutan mereka. Dalam aksi ini mereka melontarkan 4 tuntutan yakni:

1. Menolak jalan Dago dijadikan zona merah
2. Menolak relokasi
3. Mendesak pemerintah untuk serius menangani problematikan PKL di Bandung.
4. Mengizinkan PPJTD untuk tetap berjualan di jalan Dago.

Saat puluhan pedagang ini datang, seribuan buruh yang sudah ada sejak pagi pindah menuju Kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukencana, dengan berjalan kaki.

(avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini