Rabu ini bertepatan 100 hari meninggalnya Sisca Yofie yang menjadi korban pencurian disertai kekerasan. Kerabat dan keluarga Sisca menggelar napak tilas mengenang wanita berparas cantik tersebut. Apa harapan keluarga Sisca?
Kasus kematian Sisca sempat membetot perhatian publik. Berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung setelah melalui proses penyidikan Satreskrim Polrestabes Bandung. Dua tersangka, Wawan alias Awing dan Ade Ismayadi alias Epul, dititipkan di Rutan Kebonwaru sebagai tahanan kejaksaan. Tak lama lagi, perkara ini siap bergulir ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
"Kami berharap kasus bisa dibongkar dan diungkap sunguh-sungguh. Kejaksaan agar bisa lebih teliti dan optimal menangani perkara ini," kata Elfie, salah satu kakak kandung Sisca, kepada wartawan di lokasi napak tilas, Jalan Setra Indah Utara II, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (13/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini mengenang seratus hari Sisca. Tadi kami jalan kaki. Kami melihat jalan-jalan kondisi rusak yang tempat Sisca diseret sampai hancur," ucap Elfie.
Elfie dan keluarga hingga kini tidak percaya soal motif kasus yang merenggut nyawa Sisca. Mereka mencurigai ada dalang ikut terlibat selain tersangka Wawan dan Ade.
"Saya percaya masih ada pihak lain. Enggak sesederhana itu (motifnya). Kami berharap sekali lagi, kasus ini diungkap sebenar-benarnya dalam persidangan. Kami mengajak untuk bersama-sama memantau jalannya sidang nanti," tutur Elfie.
(bbp/ern)










































