Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, sebetulnya perekrutan terbuka ini merupakan bagian dari proses mutasi yang sebelumnya pernah akan dilakukan oleh Wali Kota terdahulu, Dada Rosada.
"Jadi sebelum Wali Kota yang lama turun, beliau pernah mengajukan formasi mutasi. Namun tidak disetujui oleh Gubernur. Jadi apa yang kami lakukan bukan tiba-tiba, tapi bagian dari proses mutasi," ujar Emil usai pemotongan kabel fiber optik di Jalan Merdeka, Jumat (1/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil juga mengatakan, apabila tetap memakai pola lama yang dilakukan oleh pimpinan lama, kecurigaan masyarakat akan semakin tinggi.
"Untuk menghindari kecurigaan yang semakin tinggi. Makanya kita buat transparan," tegasnya.
Emil menampik anggapan yang menyebut dengan dibukanya lelang jabatan, maka orang-orang yang dekat dengannya bisa ikut mendaftar menjadi kepala dinas.
"Itu tidak betul. Makanya saya betul-betul menghindari perjumpaan dengan orang-orang yang akan mendaftar. Saya tidak tahu yang dari luar siapa saja yang mendaftar. Makanya seleksinya dilakukan oleh pihak ketiga" jelasnya.
(avi/ern)











































