Pro dan Kontra Lelang Jabatan, Ini Jawaban Ridwan Kamil

Pro dan Kontra Lelang Jabatan, Ini Jawaban Ridwan Kamil

Avitia Nurmatari - detikNews
Jumat, 01 Nov 2013 13:30 WIB
Pro dan Kontra Lelang Jabatan, Ini Jawaban Ridwan Kamil
Bandung - Lelang jabatan bagi kepala dinas atau eselon II B Pemkot Bandung menuai pro kontra. Banyak yang mendukung kebijakan wali Kota Bandung ini, namun banyak juga yang tidak setuju. Bagaimana tanggapan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terkait pro kontra tersebut? Ini jawabannya.

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, sebetulnya perekrutan terbuka ini merupakan bagian dari proses mutasi yang sebelumnya pernah akan dilakukan oleh Wali Kota terdahulu, Dada Rosada.

"Jadi sebelum Wali Kota yang lama turun, beliau pernah mengajukan formasi mutasi. Namun tidak disetujui oleh Gubernur. Jadi apa yang kami lakukan bukan tiba-tiba, tapi bagian dari proses mutasi," ujar Emil usai pemotongan kabel fiber optik di Jalan Merdeka, Jumat (1/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bedanya, lanjut Emil, proses mutasi dan pencarian kepala dinas baru ini dilakukan secara transparan. "Hal ini juga dilakukan untuk mengurangi fitnah. Bahwa ada isu yang menyebut harus menyetor ratusan juta untuk jadi kepala dinas, atau ada tekanan ini itu. Tidak ada," terangnya.

Emil juga mengatakan, apabila tetap memakai pola lama yang dilakukan oleh pimpinan lama, kecurigaan masyarakat akan semakin tinggi.

"Untuk menghindari kecurigaan yang semakin tinggi. Makanya kita buat transparan," tegasnya.

Emil menampik anggapan yang menyebut dengan dibukanya lelang jabatan, maka orang-orang yang dekat dengannya bisa ikut mendaftar menjadi kepala dinas.

"Itu tidak betul. Makanya saya betul-betul menghindari perjumpaan dengan orang-orang yang akan mendaftar. Saya tidak tahu yang dari luar siapa saja yang mendaftar. Makanya seleksinya dilakukan oleh pihak ketiga" jelasnya.



(avi/ern)


Berita Terkait