Lelang jabatan di pemerintahan tampaknya kini menjadi tren. Kini Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun akan menerapkan sistem yang dipelopori Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) itu.
Mulai hari ini hingga Jumat nanti (1/11/2013), Pemkot Bandung membuka kesempatan bagi PNS yang ingin mengisi jabatan Kepala Dinas dan jabatan eselon II lainnya.
Menurutnya, kesempatan ini tidak hanya terbuka bagi warga Bandung saja. Namun warga luar Bandung juga diperbolehkan untuk mengikuti seleksi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, nantinya PNS yang mendaftar akan bersaing dengan kepala dinas dan pejabat eselon II yang saat ini sudah memiliki posisi jabatan di Pemkot Bandung.
"Kepala dinas yang sekarang juga harus ikutan lagi. Jadi nanti mereka sama-sama bersaing dengan peserta dari umum. Termasuk di dalamnya posisi Dinas Pendidikan yang memang saat ini sedang kosong," kata Emil.
Seluruh peserta calon kepala dinas dan eselon II tersebut, selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi independen dari tim perguruan negeri. Tim tersebut berasal dari Kampus Universitas Padjadjaran.
"Proses seleksi mulai dari tingkat pendidikan, termasuk nanti mereka diminta membuat konsep Bandung juara," jelasnya.
Emil mengatakan, konsep penerimaan seperti ini merupakan komitmen Pemkot Bandung untuk melakukan kegiatan pencarian sumber daya manusia dengan transparan dan terbuka.
"Intinya ini bagian dari upaya pemerintahan baru untuk menempatkan orang-orang terbaik sesuai dengan tantangan dan kapasitas yang dibutuhkan di masa depan. Selain itu, untuk menghindari faktor suka tidak suka maka kita memilih seleksi yang independen," jelasnya.
Untuk persyaratan peserta sendiri, bisa dilihat di situs BKD Kota Bandung, yakni bkd.bandung.go.id. (avi/ern)











































