"Saatnya melakukan penindakan terhadap geng motor yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami lawan, perangi, dan basmi perbuatan kriminal geng motor. Kalau geng motor itu membahayakan dan melawan, kami siap lumpukan. Maksud melumpuhkan yaitu menembak kakinya," ucap Wakapolrestabes Bandung AKBP Awal Chaeruddin bernada tegas.
Dia menyampaikannya kepada wartawan saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (25/11/2013). Langkah represif polisi ini bukan tanpa sebab. Alasannya karena aksi kejahatan jalanan melibatkan berandalan bermotor atau geng motor kian beringas dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat tentu setuju jika kami melumpuhkan geng motor yang meresahkan. Apalagi jika pelaku geng motor melawan petugas sambil membawa senjata. Masa kami diam, ya tentu kami lawan," ucap Awal.
(bbp/ern)










































