Julius Mendapat 7 Tikaman hingga Tendon Tangan Putus

Serangan Brutal Geng Motor

Julius Mendapat 7 Tikaman hingga Tendon Tangan Putus

Tya Eka Yulianti - detikNews
Selasa, 22 Okt 2013 16:09 WIB
Bandung - Julius Timothy (20), mahasiswa Teknik Geofisika ITB angkatan 2011 mengalami luka parah setelah belasan orang yang diduga anggota geng motor mengeroyoknya. Ia mengalami luka akibat benda tajam saat bergulat dengan geng motor yang membawa golok dan linggis.

Dosen Wali Julius, Susanti Alawiyah menuturkan empat orang yang mengendarai dua motor yang menyerang Julius pertama kali berhasil dikalahkan. Namun kemudian datang empat motor lain yang ditumpangi 8 orang yang kemudian membantu.

"Mereka membawa linggis dan golok lalu menghampiri Julius kemudian mengeroyok Julius dan menikamkan senjata-senjata mereka," ujar Santi dalam jumpa pers di Rapim A Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Selasa (22/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Julius mendapatkan tikaman di berbagai bagian tubuh dengan luka yang tak beraturan. "Julius dapat 4 tikaman di kepala, 1 tikaman di leher, 1 tikaman di tangan dan 1 tikaman di punggung," katanya.

Selain itu, Julius juga mengalami cedera tendon (struktur dalam tubuh yang lentur tapi kuat yang menghubungkan otot ke tulang) tangan putus dan tulang lengan bawah terkikis.

"Pengeroyok sering mengincar kepala. Saat salah satu dari pengeroyok itu hendak menikam kepala, Julius menangkisnya dengan tangan karena itu tangannya kena tikaman golok. Kedalaman tikaman sampai kena tulang," terang Santi.

Setelah mengalami luka yang begitu parah, para pengeroyok Julius kemudian melemparkan Julius ke sekolan di depan Taman Makam Pahlawan. Sementara Honda CBR milik Julis dibawa kabur.

Dengan sisa tenaga Julius keluar dari eslokan dan merangkak di jalanan hingga tergeletak di tengah jalan dan ditemukan seorang bapak yang lalu melapor ke polisi. Julius pun dibawa ke RS Borromeus dan lalu atas permintaan orang tua Julius kemudian dipindahkan ke RS TNI AL Mintoharjo Jakarta.

Selama 2 minggu menjalani perawatan, kondisi Julius semakin membaik. Cedera di badan dan kepala telah dijahit dan diperban. Luka-lukanya telah mengering namun matanya masih merah.

"Tangannya masih di perban. Tapi sudah sangat membaik," tutur Santi.



(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini