Sopyan Adnan (33), warga Kampung Cibarani, Desa Paas, Kecamatan Pemeungpeuk, Garut, menderita luka pada bagian pergelangan tangan kanan yang nyaris terputus. Dia digeruduk 3 orang yang mengendarai satu sepeda motor, Sabtu (12/10).
"Pelakunya tiga orang tak dikenal. Korban dianiaya dengan menggunakan celurit," ujar Kapolsek Pameungpeuk Kompol Liman Hermawan kepada wartawan, Minggu (13/10/2013).
Â
Pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas Polsek Pameungpeuk. Identitasnya sudah diketahui.
Kejadian serupa menimpa Kurniawan (17), siswa sebuah SMK di Garut. Remaja asal Kampung Sirnagalih, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu Garut ini menderita luka di bagian kepala, luka tusukan di leher dan luka sayatan senjata tajam di bagian punggung.
"Tadi malam saya didatangi beberapa orang yang pakai motor. Mereka pura-pura tanya, pas saya jawab tidak tahu malah saya dibacok," terang Kurniawan di RSU dr Slamet Garut.
Â
Kurniawan mengaku tidak kenal dan tidak tahu jumlah gerombolan bermotor tersebut. Kondisi di lokasi cukup gelap.
"Saya lagi berdiri langsung saja dihampiri begitu saja terus dianiaya. Jadi saya nggak sempat melihat-lihat temen-teman mereka," imbuhnya.
Anggota Resmob Polres Garut masih melakukan pengejaran kepada para pelaku. "Masih kami kejar. Doakan saja segera tertangkap," ucap Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi pendek.
(trw/trw)











































