1. Baik, Nggak Menyangka Brutal
|
Korban penembakan (Foto: Tya Eka Y/detikcom)
|
Pemilik kos, Siti Rohaeti (39), menyebut RBW sebagai orang baik. "Makanya saya enggak menyangka kok tiba-tiba brutal," kata Siti.
RBW menembak brutal satu penghuni kos, Ade Kartika, dan dua tamunya. Motifnya, ia marah karena rak sepatunya berantakan dan menuduh Ade dan tamu yang melakukannya.
2. Sopan dan Selalu Menyapa
|
Polisi menyampaikan keterangan (Foto: Tya Eka Y/detikcom)
|
"Paling kalau saya lagi masak, dia bilang 'lagi masak Bu'. Pokoknya orangnya baik," kata Iim yang mengaku jarang ngobrol dengan RBW.
Pemuda lainnya, Akkay (25), menyatakan hal serupa. RBW selalu menyapa duluan jika bertemu warga.
"Sopan orangnya. Kalau kami lagi nongkrong, terus dia (RBW) lewat di depan kami pakai motor, selalu bilang, 'permisi kang'," kata pemuda setempat, Akkay.
3. Nggak Macam-macam
|
|
"Enggak macam-macam orangnya (RBW). Sama warga juga enggak pernah punya masalah," katanya.
Namun tidak diketahui, entah apakah sikap tersebut karena ia merasa sebagai pendatang atau memang kebiasannya seperti itu. Yang jelas, sikap itu sangat berkebalikan dengan kejadian, Minggu (6/10). Ia mengamuk, menembak 3 orang. Seorang tewas dan dua lainnya terluka.Β
Halaman 2 dari 4











































