Keberadaan Koptu RBW Masih Gelap

Penembakan di Tempat Kos

Keberadaan Koptu RBW Masih Gelap

Erna Mardiana - detikNews
Selasa, 08 Okt 2013 09:54 WIB
Bandung - Hingga pagi ini, Selasa (8/10/2013), TNI AU dibantu kepolisian masih memburu Kopral RBW, oknum TNI AU yang diduga kuat pelaku penembakan di sebuah kamar kos di Gang Narpan RT 4 RW 4 Kelurahan Situ Saeur, Minggu subuh (6/10/2013). Koptu RBW pergi bersama WIL-nya setelah memberondong tiga orang, di mana salahsatunya tewas.

Kepala Penerangan Korpaskhas Mayor Sus Rifaid menyatakan hingga saat ini belum diketahui keberadaan Koptu RBW.

"Sampai saat ini belum. Upaya sudah kita lakukan dengan menghubungi pihak keluarga. Namun hingga saat ini tim yang bergerak belum menemukan titik terang,"kata Rifaid saat dihubungi melalui telepon, sekitar pukul 9.40 WIB.

Ia mengaku sudah berpesan pada keluarga dan kerabat Koptu RBW agar segera mengabarkan apabila bertemu atau mengetahui keberasaan Koptu RBW. "Pihak keluarga juga sebaliknya meminta pada kami kalau sudah tahu keberadaannya, diminta untuk mengabarkan," ujar Rifaid.

Informasi yang dihimpun, Kopral RBW mempunyai WIL yang bernama Tante Veni atau Sandra. WIl-nya ini mengontrak di kosan milik Iim Siti Rohaeti. Kamar kos Tante Veni dan Ade Kartika bersebelahan. Keduanya bekerja di sebuah tempat hiburan di Bandung. Ade tinggal bersama temannya bernama Tina.

Saat kejadian, Ade dan Tina tengah menerima tamu dua laki-laki bernama Hendi Winardi dan Mumung Supriatna. Berdasarkan ekspos polisi, saat kejadian sekitar pukul 04.00 WIB, Tina keluar kamar menuju ke kamar kecil. Ia mengunci pintu kamarnya dari luar. Kemudian dia mendengar keributan.

Pelaku berteriak sambil menggedor pintu kamar. "Siapa yang merusak kosan saya." Tina yang baru keluar kamar mandi, akhirnya membukakan pintu kamar.

Begitu membuka pintu, kopral RBW marah-marah. Lalu mengeluarkan senjata dan mengeluarkan tembakan. Sebelum menembak ketiga korban yang tengah berada di atas kasur, ia menembak dua kali ke atas.

Tembakan pada korban kemudian mengakibatkan Ele meninggal dunia dengan luka tembak di kepala kanan tembus dahi kiri, Mumung luka di bagian dada dan Ade di bagian paha.

Usai kejadian, pelaku lalu lari bersama Tante Veni alias Sandra alias Siti Jubaedah. Hingga kini pelaku masih buron.


(ern/ern)


Berita Terkait