Tim Riset Gunung Padang Laporkan Hasil Riset ke Pemprov Jabar

Tim Riset Gunung Padang Laporkan Hasil Riset ke Pemprov Jabar

Avitia Nurmatari - detikNews
Kamis, 03 Okt 2013 15:26 WIB
Bandung - Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Situs Gunung Padang yang berlokasi di Cianjur melaporkan hasil risetnya kepada Pemerintah Provinsi Jabar, Kamis (3/10/2013).

"Meskipun dilakukan mandiri, tapi dalam undang-undang harus dilaporkan ke Pemrintah Kabupaten dan Pemerintah Daerah. Karena kita merasa ini temuan risetnya bukan riset biasa. Benar-benar di luar dugaan kita," ujar Staf khusus presiden Bidang sosial dan bencana yang juga selaku koordinator TTRM, Andi Arief, saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Menurut Andi, ditemukan empat lapisan yang ada di Gunung Padang tersebut. Lapisan pertama berumur 600 SM yang luasnya mencapai 25 hektar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Luasnya sampai ke dekat Cimanggu, seperti Machu picchu tapi lebih besar. Terbesar di dunia mungkin. Sementara di lapisan kedua luasnya 4.900 SM di bawah lapisan yang pertama tadi," jelasnya.

Sementara lapisan 3 dan 4 merupakan bangunan inti dari Gunung Padang tersebut.

"Lapisan 3 sampai 4 itu bangunan intinya. Ada chamber ada seperti ruangan, ada teknologi di sana. Sudah dibuktikan dengan pengeboran, bahwa di situ memang ada rongga," bebernya.

Menurut Andi, bangunan inti pada Gunung Padang tersebut akan mengubah status bangsa yang dianggap terbelakang di masa pra sejarah. "Bisa menjadi pusat peradaban dunia," cetusnya.

Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar yang menyaksikan hasil riset dari TTRM menilai temuan ini hal yang serius. "Ini tanda-tanda bukti peradaban di Jabar. Ini UU cagar budaya situs ini sangat menarik," ujarnya.




(avi/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads