"Meskipun dilakukan mandiri, tapi dalam undang-undang harus dilaporkan ke Pemrintah Kabupaten dan Pemerintah Daerah. Karena kita merasa ini temuan risetnya bukan riset biasa. Benar-benar di luar dugaan kita," ujar Staf khusus presiden Bidang sosial dan bencana yang juga selaku koordinator TTRM, Andi Arief, saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Menurut Andi, ditemukan empat lapisan yang ada di Gunung Padang tersebut. Lapisan pertama berumur 600 SM yang luasnya mencapai 25 hektar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara lapisan 3 dan 4 merupakan bangunan inti dari Gunung Padang tersebut.
"Lapisan 3 sampai 4 itu bangunan intinya. Ada chamber ada seperti ruangan, ada teknologi di sana. Sudah dibuktikan dengan pengeboran, bahwa di situ memang ada rongga," bebernya.
Menurut Andi, bangunan inti pada Gunung Padang tersebut akan mengubah status bangsa yang dianggap terbelakang di masa pra sejarah. "Bisa menjadi pusat peradaban dunia," cetusnya.
Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar yang menyaksikan hasil riset dari TTRM menilai temuan ini hal yang serius. "Ini tanda-tanda bukti peradaban di Jabar. Ini UU cagar budaya situs ini sangat menarik," ujarnya.
(avi/ern)











































