Kasus Sisca Yofie, Kapolda Jabar: Silakan Kalau Ada Info Baru

Kasus Sisca Yofie, Kapolda Jabar: Silakan Kalau Ada Info Baru

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 02 Okt 2013 18:37 WIB
Kasus Sisca Yofie, Kapolda Jabar: Silakan Kalau Ada Info Baru
Bandung -

Kasus penjambretan yang menewaskan perempuan cantik Sisca Yofie di Bandung beberapa waktu lalu kembali mencuat. Keluarga meyakini adanya unsur pembunuhan yang menewaskan saudaranya itu. Menanggapi hal itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Suhardi Alius mengaku siap terbuka jika memang ada informasi baru terkait kasus tersebut.

"Soal kasus Sisca kita buka peluang, kita tidak menutup diri. Silakan kalau ada informasi baru," ujarnya saat ditemui di Kampus ITB, Jalan Ganesha, Rabu (2/10/2013).

Namun menurutnya, pihaknya hanya akan menerima informasi berupa fakta. "Tapi harus fakta, karena kita tidak bisa menuding-menuding tanpa fakta," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suhardi juga mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan kepada Kapolrestabes Bandung untuk menampung semua masukan terkait fakta baru kasus pembunuhan tersebut.

"Ada masukan tolong datang kemari (kantor polisi). Saya sudah perintahkan kapolrestabes (Bandung) untuk menampung infromasi dan masukan-masukan yang ada termasuk nomer handphone yang ada," tegasnya.

Ia pun menegaskan tidak akan menutupi perkara yang sempat menyeret nama anggota Polda Jabar tersebut. "Kita tidak akan menutupi hanya karena ada satu orang," ujarnya.

Keluarga Sisca Yofie mendatangi Mabes Polri untuk menemui Wakapolri Komjen Pol Oegroseno. Keluarga meyakini kasus Sisca Yofie bukan penjambretan biasa, namun ada unsur pembunuhan.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka Ade dan Wawan. Keduanya dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan hingga membuat korban meninggal.

(avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini