Gubernur Segera Siapkan Pengganti Kadispenda

Gubernur Segera Siapkan Pengganti Kadispenda

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 02 Okt 2013 16:07 WIB
Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan segera mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Jabar yang baru saja ditinggalkan oleh Bambang Heryanto, yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin akibat kasus korupsi yang menjeratnya. Pelaksana tugas yang akan menggantikan tugas Bambang sementara yaitu Iwa Kartiwa.

Hal itu disampaikan Heryawan usai jumpa pers perkembangan proyek Monorel Bandung Raya di RM Pasar Cisangkuy di Jalan Cisangkuy, Rabu (2/10/2013).

"Pada hari ini juga Insyaallah akan ditunjuk pejabat pelaksana hariannya. Pltnya Insyaallah sedang diproses, intinya tidak ada kekosongan kepemimpinan," ujar Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asda IV bagian administrasi Pemerintah Pemprov Jawa Barat, Iwa Kartiwa pun ditunjuk sebagai Plt sementara. "Plt-nya pak Iwa. Pak Iwa sejak hari ini sudah menjadi plt Kadispenda," katanya.

Jabatan Iwa tersebut disebut Heryawan sebagai jabatan definitif dimana Iwa maksimal menjadi Plt selama 1 tahun. Heryawan juga tak mau berlama-lama untuk segera menetapkan Kadispenda baru.

"Maksimal jabatan definitif itu kan satu tahun tapi kan kita enggak mau lama-lama oleh karena itu segera kita ganti kita definitifkan dengan kepala dinas," kata dia.

Kriteria untuk Kadispenda pun tak muluk-muluk, yang penting bisa memimpin.

"Pokoknya siapa saja, bisa dari eselon 3 naik jadi eselon 2a atau bisa juga dari eselon 2 a pindah ke eselon 2 a. Biasanya di dispenda itu jarang ada kejadian eselon 3 a masuk ke eselon 2 a. Karena ini dinas besar yah dari 2 B ke 2 A atau dari 2 A ke 2A," jelas Aher.



===
Selain Motor, Dua Ponsel Milik Sri Erna Juga Raib

Sri Erna (47), tewas mengenaskan di rumahnya sendiri, di Jalan Terusan Arcamanik Endah, Kota Bandung. Ia diduga menjadi korban perampokan. Selain sepeda motornya yang raib, dua ponsel milik ibu dua anak itu juga hilang.

"Selain motor korban dibawa pelaku, ada dua ponsel milik korban yang hilang. Diduga dicuri juga oleh pelaku," jelas Kapolsek Arcamanik Kompol I Ketut Adi Purnama kepada wartawan di Mapolsek Arcamanik, Rabu (2/10/2013).

Menurut Adi, sejumlah barang berharga korban ditemukan utuh di dalam rumah. "Perhiasan emas seperti giwang masih lengkap. Kami sudah serahkan kepada pihak keluarga," kata Adi.

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya sedang bekerja guna mengungkap pelaku dan mendalami motif kasus ini. "Kami terus menyelidiki. Doakan saja cepat terungkap," ucap Adi.

Sri Erna ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi oleh anak dan suaminya, Selasa (1/10/2013). Anak pertamanya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP histeris saat melihat jasad ibunya.

Sebelum ditemukan tewas, seperti biasa Sri mengantar kedua anaknya sekolah. Seharusnya ia menjemput anaknya yang masih SD pukul 10.00 WIB. Namun ia tak datang. Dikontak handphonennya pun tidak aktif. Akhirnya suaminya, Hendra, menjemput anaknya dan pulang ke rumah. Saat itu lah mereka baru mengetahui orang yang mereka sayangi sudah tiada.

(tya/ern)


Berita Terkait