"Korban saat ini diautopsi di RS Sartika Asih," jelas Kapolsek Arcamanik Kompol I Ketut Adi Purnama di Mapolsek Arcamanik, Rabu (2/10/2013).
Tindakan autopsi dilakukan forensik RS Sartika Asih agar membuat terang dan jelas perihal penyebab kematian Sri Erna. Polisi mendalami penyelidikan dengan mengembangkan petunjuk-petunjuk yang diperoleh di lapangan guna mengusut kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Erna ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi oleh anak dan suaminya, Selasa (1/10/2013). Anak pertamanya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP histeris saat melihat jasad ibunya.
Sebelum ditemukan tewas, seperti biasa Sri mengantar kedua anaknya sekolah. Seharusnya ia menjemput anaknya yang masih SD pukul 10.00 WIB. Namun ia tak datang. Dikontak handphonennya pun tidak aktif. Akhirnya suaminya, Hendra, menjemput anaknya dan pulang ke rumah. Saat itu lah mereka baru mengetahui orang yang mereka sayangi sudah tiada.
(bbp/ern)










































