Bahkan hari ini saja, ia mengaku telah hampir tertabrak sebanyak tiga kali. "Tadi di Jalan Merdeka dan Balong Gede. Ya memang di Bandung ini belum bisa bersepeda seperti di negara-negara lain," kisahnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan dalem Kaum, Selasa (1/10/2013).
Setiap hari pria yang akrab disapa Emil ini bersepeda dari rumah pribadinya di Kawasan Cigadung Selatan. Selama bersepeda ia mengaku senang karena bisa mengunjungi setiap sudut wilayah Kota Bandung, termasuk gang-gang kecil yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil pun senang, karena melihat ia bersepeda anak bungsunya yang masih duduk d bangku sekolah dasar ingin mengikuti jejaknya bersepeda ke sekolah.
"Anak saya lagi semangat belajar sepeda, tiap hari latiham tapi kakinya belum sampai. Dia minta, kalau sudah bisa pakai sepeda, dia minta saya untuk mengantarnya ke sekolah lebih dulu sebelum bekerja," kisahnya.
Kini, sepeda warna biru dan jaket merah pun seolah menjadi ciri khas Emil. Menurut Ridwan jaket merah favoritnya tersebut pemberian orang yang terkasih, sehingga ketika memakainya seolah memberi semangat.
"Jaket itu bukan jaket biasa tapi yang ngasihnya juga istimewa, jadi seolah memberi semangat untuk saya," ucapnya.
(avi/ern)











































