Sebuah benteng di Jalan Astana Anyar, Gang Tresna No 106 RT 01, RW 08, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar ambruk. Seorang tukang gorengan keliling, Tita (52) luka akibat tertimbun reruntuhaan tembok tersebut.
Tita langsung dilarikan ke RS Immanuel Bandung, karena mengalami luka pada kepala dan tempurung kaki kanan serta pundak.
Menurut seorang saksi mata Yaya (71), benteng tersebut roboh sekitar pukul 07.30 WIB. Tita yang saat itu tengah berjalan membawa dagangan tertimpa material tembok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tembok yang runtuh ini merupakan dinding pembatas bangunan yang pernah terbakar. Diduga tembok ini tidak kuat menahan beban dan kemudian ambruk.
"Benteng ini konstruksi lama. Jadi sepertinya tidak kuat dan ambruk," jelasnya.
Di lokasi kejadian, Kapolsekta Astana Anyar Kompol Sutorih mengatakan, korban mengalami luka di tempurung kepala dan kaki kanan.
"Korban Tita sedang berjalan di samping bangunan lalu tertimpa," jelasnya.
Menurut Sutorih, tembok roboh tersebut merupakan bangunan lama, sedangkan pembangunan gedung yang bekas terbakar sendiri peruntukannya untuk Ruko.
"Kita masih menyelidiki robohnya dinding tersebut," ucapnya.
Sementara itu, tempat kejadian dipasangi garis polisi. Warga pun menutup Gang Tresna dengan menyilangkan kayu untuk menghindari orang yang lewat. Sedangkan reruntuhan tembok masih berserakan di tengah gang tersebut.
(avi/trw)










































