Bocah lima tahun yang tewas terpanggang karena terkunci di kamar kontrakan dalam kebakaran semalam, Rahma Syahrani (5) ternyata punya permintaan pada orang tuanya. Ia menginginkan seorang adik yang bisa menjadi temannya bermain. Seharusnya, sebentar lagi permintaan itu terkabul. Namun sayang, Rahma pergi sebelum ibunya melahirkan.
Ibu Rahma, Ira Kusniawati menuturkan Rahma sejak setahun lalu meminta seorang adik. Alasannya, karena ia menginginkan teman untuk bermain di rumah.
"Dia bilang, 'Mah, pengen punya adik'. Saya lepas KB, enggak lama terus hamil. Ini udah 9 bulan. Udah masuk bulannya (melahirkan-red). Eh, tapi malah Rahma-nya enggak ada," ujar Ira sambil mengelus perutnya yang telah besar saat ditemui di rumah kontrakan ibunya yang berjarak sekitar 250 meter dari kontrakannya yang terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia maunya adik perempuan. Biar bisa main bareng. Dia sebutin barang-barang yang dia punya yang warnanya pink itu nanti dipakai bareng," katanya.
Saking inginnya jadi kakak, Rahma pun meminta dipanggil 'teteh' oleh orang tuanya. "Kalau dipanggil 'ade' dia bilangnya itu nanti buat ade. Sambil ngelus perut," tutur Ira.
Kini, mungkin tinggal menghitung hari saja adik Rahma segera lahir. Namun sayangnya, Rahma tak bisa melihat dan bermain dengan adik yang didambakannya.
(tya/ern)











































