Tim dokter RS Hasan Sadikin sukses melakukan operasi pemisahan bakal janin di rongga mulut bayi Ginan Septian Nugraha (7 hari). Dalam waktu 1,5 jam, jaringan tubuh manusia yang menempel dan membuat mulut Ginan terus menganga itu pun berhasil diangkat.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Dokter Prof Abdurachman didampingi 4 dokter spesialis anggota timnya, dalam jumpa pers di ruang sidang RSHS, Jalan Dr Djundjunan, Rabu (25/9/2013).
"Operasi sudah selesai. Bayi Ginan akan masuk kembali ke ruangan NICU untuk mendapatkan perawatan dan diobservasi pasca operasi," ujar Abdurachman yang merupakan spesialis bedah anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dijelaskan Prof Kaswian, dokter spesialis anestesi ini menuturkan sebelumnya ia sempat khawatir dengan pendarahan di meja operasi. Namun ternyata hal itu tak seperti yang dibayangkan.
"Pada saat pembedahan yang sempat dikhawatirkan adalah pendarahan karena itu tanggungjawab anestesi. Dari 250 cc darah yang ada di tubuh bayi itu, kalau ada pendarahan 10 persen saja, harus segera diganti. Tapi tadi berlangsung lancar," katanya.
Ia pun menjelaskan parasit telah berhasil diangkat dan kini Ginan bisa berfas dengan lancar. "Nafasnya bagus sekarang. Operasi ini kan dilakukan untuk melancarkan saluran pernafasannya," tutur Kaswian. (tya/ern)











































