Ribuan Petani akan Serbu Gedung Sate Besok

Ribuan Petani akan Serbu Gedung Sate Besok

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 23 Sep 2013 11:59 WIB
Bandung - Ribuan petani dari sejumlah wilayah Jabar direncanakan turun ke jalan menyerbu Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (24/9/2013). Kaum petani itu akan memperingati Hari Tani Nasional 2013.

Hari Tani Nasional diperingati pada 24 September yang merujuk dari kelahiran Undang-undang Pokok Agraria No.5 Tahun 1960. "Besok (Selasa) aksinya dipusatkan di depan Gedung Sate. Petani yang datang nanti antara lain dari Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Kabupaten Bandung, dan organisasi," jelas koordinator aksi, Sapei Rusin, sewaktu konferensi persi di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (23/9/2013) .

Sapei menerangkan, massa petani dan beberapa organisasi yang ikut Hari Tani Nasional ini tergabung dalam wadah Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Agraria. Ia mengklaim sebanyak 7.500 orang dari kaum petani dan ragam organisasi siap mengikuti kegiatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang para petani sudah bergerak. Jadi besok pagi kumpul di Pusdai, lalu jalan menuju Monumen Perjuangan. Setelah itu jalan ke kawasan Dago menuju Cikapayang, kemudian jalan lagi ke Gedung Sate," kata Sapei.

Menurut Sapei, massa sekitar pukul 11.00 WIB tiba di Gedung Sate, dan ditargetkan meninggalkan lokasi aksi sekitar pukul 15.00 WIB. "Topik utama yang akan kami sampaikan yakni menolak dan melawan kebijakan monopoli penguasaan tanah skala besar yang menyengsarakan rakyat," ucapnya.

Direktur Eksekutif Walhi Jabar Dadan Ramdan meminta Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wagub Jabar Deddy Mizwar untuk bergabung dengaan massa aksi.

"Kami ingin mengajak gubernur dan wakil gubernur hadir di tengah-tengah massa kaum petani untuk berdialog serta memberikan solusi. Kami menyiapkan Hari Tani Nasional ini menjadi momen bersama menata persoalan agraria," tegas Dadan di tempat sama.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini