Dalam acara tersebut Demiz berpesan supaya para petugas bisa menjaga amanah untuk menjaga, memantau dan membantu para jemaah haji asal Jabar sejak sebelum berangkat hingga pulang nanti.
"Mereka memiliki amanah yang dibebankan untuk memandu. Selain di sana untuk ibadah, namun mereka itu harus lebih di depan daripada jemaah yang biasa. Mereka itu punya tanggungjawab. Itu juga ibadah yang tidak kalah penting," ujar Demiz usai acara Pembekalan dan Pelepasan Petugas Kloter Haji (TPHI, TPIHI, TKHI & TPHD) Embarkasi Jakarta Bekasi Tahun 1434H/2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengarahan dari segi agamanya. Kemudian pemeliharaan kesehatan, ada membimbing tata cara rukun supaya ibadah jadi afdol. Menjaga hubungan para jamaah supaya baik, anggota tim baik. Mereka diamanahkan untuk menciptakan suasana kondusif," jelasnya.
Demiz mengatakan, pada musim haji jamaah mengalami pemotongan kuota. Namun khusus untuk para petugas ini akan diupayakan supaya tidak terkena potongan kuota.
"Yang terkena potongan kan bukan hanya Jabar, secara menyeluruh yang lain juga kena potongan, persoalannya ini konsekuensi. Tapi apa untuk pendamping atau TPHD ini kita upayakan, lobi, supaya tidak terkena potongan. Supaya pemantauan pengarahan akan lebih bisa optimal. Kita tidak memaksakan tapi kita upayakan. Makin banyak yang memantau memandu lebih bagus," kata Demiz.
(tya/ern)











































