Kabidhumas Polda Jabar Kompes Pol Martinus Sitompul ragam tindakan krimimal mengincar siapa pun tanpa mengenal kalangan, lokasi, dan waktu. "Ada sejumlah tips menghindari dan waspada terhadap aksi kejahatan di bulan Ramadan," kata Martin di Bandung, Selasa (16/7/2013).
Tips dari polisi ini, kata Martin, bisa mencegah pelaku kejahatan melancarkan aksinya. "Selalu mengunci rumah saat ditinggal pergi, pastikan semua pintu dan jendela tertutup rapat. Menempatkan atau menitipkan barang-barang berharga di tempat aman," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meminta pengawalan aparat apabila ingin mengambil uang dalam jumlah yang besar. Selain itu, usahakan ada yang menemani ketika bepergian," katanya.
Warga sebaiknya hindari bepergian melewati jalan sepi, terlebih sendirian. Jika memang ada rute harus melewati jalan sepi, ubahlah arah yang bisa memberikan semacam penerangan. "Pilihlah jalan yang dihuni atau permukiman. Biasanya jalanan sepi memang rawan tindak kejahatan," jelas Martin.
Martin mengingatkan warga agar berhati-hatilah terhadap orang sok akrab yang mengajak mngobrol atau berbicara.
Lebih lanjut ia menuturkan, bersikaplah tenang jika berhadapan dengan orang-orang yang mencegat atau bertemu di jalan. Sikap tenang akan memberikan inspirasi tindakan paling tepat. "Jangan tampakkan wajah takut oleh gertakan penjahat. Hadapilah gertakan itu seraya memandangnya dengan pandangan teduh dan bersahabat," paparnya.
Apabila ternyata pelaku kejahatan mulai bertindak, kata Martin, segeralah berlari sambil berteriak minta tolong. Sehingga memancing perhatian warga. Cara itu membuat penjahat merasa panik dan takut.
Kalau penjahat berhasil kabur, ingat-ingatlah wajahnya dan ciri-ciri fisik pelaku. "Catat dan hafalkan nomor kendaraan apabila membawa kendaraan agar memudahkan pihak berwajib dalam mencari tersangka. Terpenting yakni jangan panik. Tetaplah Anda tenang," ujar Martin.
(bbn/bbn)











































