"Ya, kami pakai jejaring sosial twitter yang bisa diakses masyarakat. Dari tahun lalu juga sudah ada," kata Kadishub Jabar Dedi Taufik di Bandung, Jumat (12/7/2013).
Biasanya, sambung Dedi, sajian di twitter @dishub_jabar itu berkaitan kondisi arus lalu lintas di lokasi jalur mudik wilayah Jabar. Masyarakat pun bisa berkontribusi memberikan info situasi saat melintas di jalur mudik.
Perkembangan teknologi macam jejaring sosial tersebut bisa difungsikan membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Tertutama momen mudik lebaran Idul Fitri.
"Nanti kami menyiapkan petugas yang standby untuk mengelola info lewat twitter. Informasi yang disampaikan, diusahakan update 24 jam. Ada lima personel yang saling bergantian bertugas. Saat ini sudah bisa diakses," ucap Dedi.
Selain mengandalkan alat komunikasi jarak jauh serta dukungan petugas Orari, Dishub Jabar memasang 15 kamera closed circuit television (CCTV) untuk memantau situasi mudik dan perkembangan arus lalu lintas. Titik CCTV itu antara lain berada di Sadang, Bogor, Sukabumi, Ciawi, Ujungberung, Ciburu, Malangbong, Limbangan, Kadungora, dan Banjar.
(bbn/bbn)











































