Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran Kota Bandung Hikmat Ginanjar saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Bandung di Jalan Cianjur, Kamis (11/7/2013).
"Beberapa pengalaman sering terjadi kebakaran saat sahur. Kalau puasa rata-rata jam 2 pagi kan kompor sudah menyala. Tentu harus jadi perhatian. Hati-hati bahaya kebakaran," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gas itu sifatnya akan datang ke titik api. Biasanya karena masih mengantuk, jadi suka dibiarkan saja kompor menyala. Kemarin saja di Buahbatu ada rumah petak yang terbakar," tandasnya.
Hikmat juga mengingatkan agar masyarakat waspada saat musim mudik. Sebelum berangkat ke tempat mudik, warga diimbau untuk memeriksa gas dan aliran listrik.
"Saat mudik, periksa lagi listrik dan kompor. Periksa kabel-kabel, misalnya ada kabel setrika yang sudah terbuka, jangan ditambal pakai lakban. Atau misalnya double fiting yang sudah hangus diganti saja," ucap dia
Salah satu upaya pencegahan kebakaran, Diskar juga mengeluarkan surat edaran kepada camat di Kota Bandung.
"Sudah ada surat edaran ke camat yang kita terbitkan sebelum puasa. Karena memang tren saat Ramadan kebakaran sering terjadi," ujar Hikmat.
(avi/avi)











































