Sebanyak 18 kabupaten kota sudah pakai e-proc sendiri dan sisanya 7 kabupaten kota masih terhubung dengan e-proc LPSE Jawa Barat. Sementara Bogor masih menggunakan e-proc lama.
"Bupati Bogor belum mengizinkan. Kami juga tidak mengerti alasannya," ujar Kepala Balai LPSE Jabar Ika Mardiah dalam acara HUT Ke-5 LPSE Jabar di Balai LPSE Jabar, Jalan Dago Pakar Permai, Senin (1/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi kondisi seperti itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan akan melakukan komunikasi dengan Kabupaten Bogor terkait belum digunakan e-proc dalam pengadaan barang/jasa secara elektronik di wilayah itu.
"Nanti kita komunikasikan hal itu. Mungkin di sana (Kabupaten Bogor) punya kendala lain. Apakah memang orang-orangnya (SDM-nya) belum memadai," katanya.
Jika memang alasannya SDM-nya tidak memadai untuk pelaksanaan sistem itu maka LPSE Jawa Barat siap memberikan pelatihan karena ada lembaga pelatihannya. "Kita kan punya tempat untuk training. Kalau Kabupaten Bogor belum siap peralatannya, pakai yang pemprov dulu, bisa kita pinjamkan," tutur Demiz.
(tya/tya)










































