Dalam pencoblosan 23 Juni lalu, yang tidak menggunakan hak pilih sebanyak 39 persen ditambah surat tidak sah 3 persen sehingga bisa diasumsikan yang masyarakat yang golput mencapai 42 persen.
Hal itu disampaikan Ketua Pokja Sosialisasi KPU Kota Bandung Evie Ariadne Shinta Dewi dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013 di Bandung Convention Center (BCC) Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Jumat (28/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendapat laporan survei, dari seluruh warga yang terdaftar dalam DPT, sekitar 78 persen tahu bahwa dia punya hak pilih. Seharusnya datang ke TPS. Tetapi bingung juga kenapa yang datang hanya 60 persen," jelasnya.
Evie juga mengatakan pelaksanaan debat kandidat Pilwalkot Bandung 2013 di salah satu tv lokal mencapai rating kelima nasional tertinggi. Namun Evie menilai pada H-3 ada perubahan pendirian pemilih untuk tidak memilih.
"Saya tidak tahu apa penyebabnya bisa seperti itu. Akan kita evaluasi," tutup Evie.
(avi/tya)










































