Survei dilakukan pada 4-9 Juni 2013 di 24 Kecamatan dan 100 kelurahan. Penentuan jumlah responden berdasarkan rasional populasi yaitu ditentukan berdasarkan jumlah penduduk masing-masing kecamatan. Sementara penentuan RW/RT terpilih dilakukan secara Random (menggunakan Tabel Angka Acak), RW/RT terpilih akan menjadi primary sampling unit.
"Calon responden adalah warga berusia 17 tahun ke atas serta 17 tahun ke bawah namun sudah menikah dan merupakan calon pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilwalkot Bandung 2013. Jumlah kuesioner yang masuk 1.730 dan jumlah kuesioner yang diolah 1699," ucap Kepala Puslitbang Kebijakan Publik dan Kewilayahan LPPM Unpad Dede Mariana, Selasa (18/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang menarik dari hasil survei ini. Elektabilitas pasangan calon dibandingkan dengan partai pengusung, dimana pasangan RIDO yang diusung Gerindra 4,9 persen dan PKS 10,5 persen atau sebesar 15,4 persen. Sementara elektabilitas pasangan ini 30,4 persen. Jadi terdapat faktor Ridwan Kamil sebesar 15,0 persen," beber Dede.
Berdsarkan survei tersebut yang dilakukan di 24 kecamatan, Ridwan Kamil berpotensi unggul di Kecamatan Arcamanik 43,5 persen, Batununggal 35,6 persen, Bojongloa Kaler 47,1 persen, Bojongloa Kidul 53,8 persen, Buahbatu 43,9 persen, Cibeunying Kaler 42,9 persen. Lalu di Kecamatan Cibeunying Kidul 41,3 persen, Cicendo 26,7 persen, Cinambo 44,0 persen, Coblong 57,1 persen, Rancasari 50,0 persen, Regol 63,2 persen, Sukajadi 29,9 persen, dan Sumur Bandung 46,2 persen.
(avi/bbp)










































