Atribut kampanye masing-masing calon walikota telah tersebar diseluruh titik di Bandung. Masing-masing pasangan sudah memiliki desain dan ciri khas masing-masing untuk mengenalkan diri. Lalu bagaimana jika ada atribut kampanye khas milik salah satu calon namun nomor urut yang tertera justru bukan milik pasangan tersebut.
Seperti temuan atribut kampanye berupa kertas putih bertulis Rido yang tercantum nomor 5. Padahal Rido bernomor urut 4. Nomor urut 5 merupakan milik pasangan Ayi Vivananda-Nani Suryani. Kertas tersebut dtemukan tersebar di kawasan Buahbatu dan sekitarnya.
Bahkan kertas berlogo hati dalam lingkaran bergaris tebal merah khas pasangan Rido itu tertempel di sejumlah angkutan kota. Tulisan Rido bertinta merah itu hurufnya dirangkai menyerupai wajah orang berkacamata. Tertera pula angka 5 warna hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas, apakah beredarnya kertas tersebut bagian dari kampanye hitam atau kesalahan cetak. Sementara itu, saat dimintai konfirmasinya, Ridwan Kamil mengatakan akan mengecek kepada tim-nya terkait adanya selebaran tersebut.
"Hal-hal begitu kalau ditemukan, mohon dilaporkan, siapa mencetak apa, memasang bagaimana," ujar Ridwan.
Ridwan pun optimistis pemilih Bandung sudah jauh lebih cerdas dan tidak akan terpengaruh dengan hal-hal negatif yang muncul dalam masa kampanye.
"Mudah-mudahan tidak terpengaruh, bahwa pasangan yang berlogo cinta itu nomer 4. Tapi tentunya akan merugikan kalau dibiarkan. Kita punya tim advokasi yang akan mengurusi ini," terangnya.
Dihubungi terpisah, Ayi vivananda mengaku tidak mengetahui selebaran tersebut. Ayi justru khawatir ada oknum yang ingin memancing di air keruh.
"Kami tidak akan melakukan hal-hal semacam itu untuk memenangkan Pilkada. Saya khawatir ada upaya mengadu domba pasangan nomor 5 dan nomor 4. Lalu ada pihak lain yang mengambil keuntungan politik dari kekisruhan," jelas Ayi.
(avi/tya)










































