"Silahkan saja hasil survei di luar seperti apa. Sah saja," singkat Cawalkot Bandung Iswara usai berkampanye di kawasan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (11/6/2013).
Menurut Iswara, hasil survei bukan sebagai penentu kemenangan Pilwalkot. Ia lebih percaya hasil akhir setelah nanti masa pencoblosan pada 23 Juni 2013.
Ketua Tim Pemenangan Pasangan IDE, Rahmat Sulaeman, menegaskan pihaknya menghormati hasil sementara yang diumumkan lembaga survei. "Kami menghormati survei itu, tapi tak menjadi ukuran. Ya, kami tidak terpengaruh. Masih ada waktu dan peluang terbuka lebar yang membuat kami terpacu untuk memenangkan IDE," papar Rahmat saat ditemui Posko Pemanangan Pasangan IDE di Jalan Pelajar Pejuang 45.
Menurut Rahmat, biarkan hasil survei itu berkembang menjadi dinamika eksternal. Lembaga survei belum tentu sesuai kenyataannya. Ia mengatakan, hasil penelitian survei pun bisa saja meleset.
"Contohnya waktu itu Jokowi (Gubernur DKI terpilih) tidak diunggulkan dalam survei, tapi nyatanya menang. Jadi bukan elektabilitas dan popularitasnya, tapi pasangan IDE berjuang demi kepentingan masyarakat Kota Bandung," tegas Rahmat sambil menambahkan siap makin gencar melakukan sosialisasi program-program IDE kepada masyarakat.
(bbp/tya)











































