Survei pertama PK2S dilakukan pada minggu ke-4 Maret 2013 sementara survei kedua dilakukan pada minggu pertama Juni 2013, dengan 1.700 responden dan sampling eror masing-masing 2,5 persen. Desain Sampling yang dipergunakan pada Survey ke-1 dan ke-2 yaitu Two Way Stratification Sampling.
Pada survei pertama, tiga pasangan dengan popularitas tertinggi yaitu Ayi-Nani dengan 37,85 persen, Eswan dengan 23,44 persen dan Iswara-Asep Dedi (Ide) dengan 14,15 persen. Sementara Rido ada di posisi empat dengan prosentase 13,29 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peningkatan popularitas ternyata mempengaruhi tingkat elektabilitas Rido juga," ujar Ketua PK2S Toni Toharudin dalam acara Vivat Academia di Ecxecutive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur, Senin (10/6/2013).
Pada survei pertama, elektabilitas Ayi-Nani yaitu 17,76 disusul Eswan di posisi kedua dengan prsentase 12,24 persen, sementara Rido di posisi ketiga dengan 6,41 persen.
"Pada survei kedua, elektabilitas Rido naik 2 kali lipat menjadi 15,41 persen melewati Ayi-Nani yang turun menjadi 12,57 persen dan yan juga turun menjadi 9,84 persen," tuturnya.
Berdasarkan analisa sementara Toni menilai peningkatan elektabilitas Rido yaitu karena pasangan nomor urut 4 tersebut karena adanya usaha kuat dari pasangan tersebut untuk mengenalkan diri pada pemilihnya.
"Saya juga melihat adanya kemungkinan dari dua pasangan lainnya turun (elektabilitas) karena ada isu-isu tertentu yang membuat pemilih berubah pikiran," katanya.
(tya/tya)










































