Pasangan MQ Iswara-Asep Dedy Ruyadi (Ide) mengawali kampanye di wilayah Zona II meliputi Kecamatan Cidadap, Coblong, Sumur Bandung, Bandung Wetan. Kandidat cawalkot-cawawalkot Bandung nomot urut enam ini mengajak warga sekitar menikmati menu tradisional cendol dan bubur kacang secara gratis.
Pemandangan tersebut berlangsung di Gedung Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jumat (7/6/2013). Kandidat diusung partai Golkar ini mendadak menjadi pedagang bubur kacang yang melayani langsung antrean puluhan warga kalangan pria dan wanita dewasa. Tim sukses Ide sengaja memboyong satu pedagang bubur kacang guna menghangatkan suasana.
Berbicara kondisi pedagang kaki lima (PKL) yang masih menyisakan masalah lantaran semerawut, pasangan Ide tak menampik kondisi tersebut memang realita nyata. "Jumlah PKL di Bandung cukup banyak, sekitar duapuluh ribu. Maka perlu penataan secara manusiawi dan terintegrasi," ucap Iswara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Iswara, contohnya yakni menempatkan PKL ke kawasan-kawasan yang selama ini menjadi gerbang Kota Bandung. Salah satu ilustrasi, kata Iswara, kendaraan masuk Bandung dari Tol Pasteur dan Pasirkoja, harus disiapkan area parkir khusus yang sebagian lahannya menampung para PKL.
"Tarif parkirnya flat. Di lahan tempat parkir itulah PKL berjualan. Nantinya warga dari luar yang hendak berbelanja dan berwisata ini tidak perlu pakai mobil pribadi. Mereka tinggal menggunakan busline atau kendaraan angkutan massal yang melintasi rute kawasan tujuan wisata. Hal tersebut sebagai solusi juga mengatasi kemacetan," tutur Iswara.
Pasangan Ide kompak terbalut kemeja putih lengan panjang. Keduanya berkesempatan silaturahmi bersama warga sekitar Gedung Rumentang Siang. Di dalam gedung yang sering dijadikan panggung kesenian itu, Ide melontarkan orasi serta mengumandangkan program andalan. Kegiatan kampanye diwarnai pengobatan gratis. (bbp/tya)










































