Pengamat: Kandidat Independen Terlalu Banyak

Pilwalkot Bandung

Pengamat: Kandidat Independen Terlalu Banyak

Avitia Nurmatari - detikNews
Senin, 27 Mei 2013 17:39 WIB
Pengamat: Kandidat Independen Terlalu Banyak
Bandung - Pengamat politik dari Reform Institute, Yudi Latief, menilai terlalu banyak kandidat perseoranan atau independen yang bertarung di Pilwalkot Bandung 2013. Idealnya hanya satu pasangan independen dalam setiap pemilihan kepala daerah, baik pemilihan kepala daerah provinsi maupun kabupaten atau kota.

"Karena hal itu hanya akan menghilangkan arti dari kehadiran pasangan independen itu sendiri," ujar Yudi usai menjadi pembicara diskusi bertajuk 'Mewujudkan Pemilukada Yang Bersih Dari Politik Uang Untuk Menghasilkan Kepala Daerah Yang Tidak Koruptif' yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung di rumah makan D'Palm, Jalan Lombok, Kota Bandung, Senin (27/5/2013).

Menurut Yudi, jika jumlah pasangan perseorangan lebih dari satu, akan memecah perolehan suara. Sehingga berdampak tidak maksimalnya raihan suara pasangan dari jalur nonpartai tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika hanya ada satu calon independen, kehadirannya benar-benar berarti dan mewakili pemilih yang sudah jenuh dengan pasangan yang dicalonkan partai. Tapi saat ini di Bandung terlalu banyak," ungkapnya.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, ke depan bisa saja diberlakukan aturan yang membatasi jumlah pasangan independen. "Ya, demi efektifitas kehadiran pasangan independen itu sendiri," tutup Yudi.

(avi/bbp)


Berita Terkait