"Saya optimistis karena pemilihan wali kota itu ada pada figur. Ada pada kapasitas calon. Kalau masyarakat rasional, mereka akan melihat pada figuritas orang per orangnya," ujar Ridwan usai launching Kartu Bandung Juara dan I Love Bandung di Sekretariat Kampanye Pasangan RIDO di Jalan Ir H Djuanda, Rabu (22/5/2013).
Menurutnya, setiap partai politik memiliki masalah masing-masing dan tidak ada sangkut pautnya dengan persoalan partai.
"Saya itu dosen di ITB yang dicalonkan untuk menjadi wali kota. Bukan orang partai. adi dalam konteks itu, setiap partai yang punaya masalah, akan menyelesaikan dinamika sendiri," ungkapnya.
Ia berharap warga Bandung bisa melihat figur dirinya dan fokus pada gagasan yang ditawarkan.
"Jadi mudah-mudahan masyarakat Bandung bisa melihat sosok saya. Bahwa saya bukan kader dan simpatisan partai. Fokus pada programa yang ditawarkan," terangnya.
Ridwan kamil berpasangan dengan Oded M Danial dalam pertarungan Pilwalkot 2013. Oded sendiri adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Seperti diketahui PKS saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat, karen tersadung berbagai masalah, salah satunya dugaan kasus suap pengadaan impor sapi.
(avi/tya)











































