Kertas Suara Pilwalkot Bandung Dicetak di Surabaya

Kertas Suara Pilwalkot Bandung Dicetak di Surabaya

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 15 Mei 2013 16:29 WIB
Bandung - Panitia Pengadaan Barang Jasa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung telah melakukan proses lelang kertas surat suara Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2013. Pemenangnya yakni PT Peruri Wira Timur yang berloakasi di Surabaya.

Menurut anggota Panitia Pengadaan Barang Jasa Imam Mustofa Kamal, lelang digelar pada 22 April 2013 dengan melibatkan 7 peserta tender. Pemenang sendiri ditetapkan pada 13 Mei 2013 malam.

PT Peruri Wira Timur di Surabaya menjadi pemenang dengan penawaran Rp 829.195.629. Nilai tersebut diperoleh dari data Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikalikan 2,5 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemenang itu kedua terendah, karena penawar terendah pertama tidak mampu memenuhi izin botasufal atau security printing dari BIN," ujar Imam usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Pemilih Terdaftar Dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung tahun 2013 di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Rabu (15/5/2013).

Namun demikian, saat ini panitia belum melakukan penandatanganan kontrak karena sedang menunggu sanggahan dari peserta tender lainnya. Diperkirakan kontrak akan keluar pada minggu depan.

"Nilai kontraknya belum berubah, karena menyesuaikan dengan DPT. Nilainya bisa lebih dari penawaran karena dihitungnya per lembar," jelasnya.

Menurut Imam, proses pengerjaannya sendiri ditargetkan selama 16 hari. Diperkirakan tanggal 7 Juni 2013, surat suara sudah tiba di Bandung.

"Kita targetkan mereka bisa menyelesaikan cetak surat suara selama 16 hari setelah kontrak. Itu pun sudah sampai Bandung. Proses percetakan tidak lama, yang lama itu pemotongan, pelipatan, dan pengepakan. " ujarnya.

Sementara untuk tinta, KPU tidak melakukan proses lelaang karena pagu anggaran dibawah Rp 200 juta. Pengadaan tinta dilakaukan melalui penunjukan langsung kepada CV Tridaya Pratama di Kuningan.

"Mereka sudah pengalaman di pengadaan tinta pemilu," pungkasnya.

(avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini