Namun demikian, ia enggan jumawa lebih dahulu mengingat waktu Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung masih cukup lama.
"Angka sekarang memang menunjukan angka cukup baik untuk kami. Kami haturkan terimakasih kepada warga yang percaya pada kami. Tetapi waktu pilkada masih panjang sehingga bisa berubah," jelas Ayi usai kunjungan ke Posko Pemenangan Wawan Dewanta-Sayogo (Dewasa) di Babakan Priangan Raya Kota Bandung, Senin (13/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya fokus dulu sebagai wakil wali kota, sambil menjaring pokok permasalahan. Misalnya masalah transportasi sebagai fenomena permasalahan kota metropolitan, membangun transportasi massa, memperbaiki jalan rusak sebagai pioritas, perbaikan drainase, revitalisasi pasar tumpah, pembenahan PKL, hingga distribusi pengembangan pusat kegiatan," terangnya.
Hasil survey P2KS Unpad menyebutkan tingkat elektabilitas pasangan No 5 Ayi-Nani paling tinggi dengan perolehan suara 17,76 persen. Disusul pasangan no 1 yakni pasangan Edi-Erwan sebesar 12,24 persen. Di posisi tiga ditempati pasangan no 4 Ridwan Kamil-Oded M Danial 6,41% persen, disusul Pasangan no 6 MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi 2,65 persen.
(avi/ern)










































