Aksi diikuti belasan orang. Mereka membawa bendera IMM dan poster berisi penolakan RUU Ormas. Beberapa poster di antaranya 'Tolak RUU Ormas', 'RUU Ormas Ahistoris dan Insomnia Sejarah', serta 'DPR Pro Parpol, DPR Musuh Ormas'.
Mereka menilai pembahasan RUU Ormas akan mengembalikan negara pada rezim represif orde baru, pengekangan dan intervensi pada kebebasan berserikat dan akan menjadi instrumen hukum bagi pemaksaan ideologi negara Pancasila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RUU Ormas juga dinilai bertentangan dengan UUD 1945 dan Deklarasi Universal Hak-hak Azasi Manusia PBB yang akan melahirkan instabilitas politik.
"DPD IMM Jabar juga mendesak DPR selaku lembaga legislatif untuk kembali menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat dan lebih fokus pada pembuatan kebijakan menyangkut dimensi ekonomi pro rakyat," jelas Nunu.
Aksi tidak mengganggu arus lalu lintas di lokasi. Perwakilan massa giliran orasi. Sementara aksi dijaga puluhan polisi yang tersebar di lokasi.
(ors/ern)











































