Pendaftaran calon legislatif (caleg) untuk Pemilu legislatif (Pileg) 2014 membuat internal Partai Hanura Jabar kisruh. Tidak terima dengan keputusan DPD Hanura Jabar yang tidak mencantumkan Ketua DPC Hanura Kota Bandung Tedi Kurniawan Pratama dalam daftar caleg, ketua PAC Hanura se-Kota Bandung segel kantor DPD Hanura Jabar, Jalan PHH Mustopa.
Belasan orang yang mengaku merupakan perwakilan dari 30 PAC se-Kota Bandung menempelkan sejumlah kertas di kaca kantor antara lain bertuliskan : 'Ketua Team 7 Tak Bertanggung Jawab. Kantor DPD Hanura Jabar Kami Segel', dan 'Dipandang Sebelah Mata, Kantor DPD Hanura Jabar Kami Segel'. Selain itu pintu masuk kantor dibalut rantai dan digembok. Sementara di dalam kantor tidak ada satupun pengurus DPD Hanura Jabar.
"Kami mempertanyakan kenapa Ketua DPC Kota Bandung sementara ini tidak lolos Pileg untuk calon anggota DPRD Jabar. Padahal kan ketua wilayah punya jatah direkomendasikan masuk," jelas Koordinator PAC se-Kota Bandung, Asep Budi, kepada wartawan di lokasi penyegelan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal itu merupakan bentuk penjegalan. Masa Ketua DPC tidak lolos ikut sebagi caleg. Kami menyesalkan sikap DPD yang mengugurkan Pak Tedi," ucap Asep.
Ketua PAC se-Bandung sebelumnya bertemu enam dari tujuh tim seleksi caleg terkait persoalan tersebut. Enam orang dari tim sepakat meloloskan Ketua DPC Hanura Kota Bandung. Tetapi salah satu tim penyeleksi yakni Ketua DPD Hanura Jabar, Azhar Aung, tetap tidak memasukan nama Tedi.
"Maka itu, kami mengambil sikap menyegel kantor DPD Hanura Jabar," tegas Asep.
Hanura belum mendaftarakan caleg ke KPU Jabar terkait Pileg 2013 untuk DPRD tingkat Jabar dan DPR RI. Melihat kondisi demikian, seluruh PAC Bandung berharap masih ada kesempatan Tedi bisa nyaleg.
Jika tetap Tedi digugurkan dan tidak ada kepastian nasib sang ketuanya, pengurus Hanura di Kota Bandung mengancam tidak menyumbang suaranya untuk Pileg 2013. "Kami siap memboikot Pileg tingkat provinsi dan DPR RI," tutup Asep.
Saat dicoba konfirmasi pada Ketua DPD Hanura Jabar Azhar Aung melalui telepon selulernya, nadanya tidak aktif.
(bbp/ern)











































