Dua pria tampak serius menatap layar monitor yang terakses jaringan satelit dan berbasis internet. Sesekali salah satunya sibuk berkomunikasi dengan seseorang melalui radio jarak jauh membicarakan info bencana di Jabar. Aktivitas tersebut terlihat di mobil komunikasi (mobkom) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar.
Kendaraan jenis minibus bercat oranye itu disulap menjadi ruang kerja ukuran mini berfasilitas super canggih. Ada satu unit AC, dua layar monitar 21 inci beserta meja, pemancar satelit, radio komunikasi jarak jauh, genset, alat pemadam api ringan (Apar), dan kamera video conference.
"Kami akan melaporkan langsung perkembangan penanggulangan bencana di Jabar menggunakan fasilitas video conference ke BNPB Pusat," jelas Petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Pengendali Bencana BPBD Jabar Hersuparyoto saat ditemui di depan Gedung Sate, Jalan Dipoonegoro, Kota Bandung, Kamis (18/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hersuparyoto menjelaskan, empat kali dalam sebulan pihaknya rutin melaporkan situasi perkembangan lokasi bencana, pergeseran tanah, aktivitas gunung, di wilayah Jabar kepada BNPB Pusat. Tentunya, laporan tersebut memanfaatkan fasilitas yang tersimpan di mobkom BNPB Jabar.
"Hari ini, kami memantau perkembangan banjir di Kabupaten Bekasi, puting beliung di Kabupaten Bogor, pergerakan tanah di Kabupaten Majalengka, dan memantau Gunung Guntur. Kami bekerjasama dengan BPBD daerah kabupaten dan kota, serta PVMBG," tuturnya.
Meneropong bencana dari jarak jauh di seluruh Jabar begitu praktis terpantau via mobkom BPBD Jabar. Satu layar monitor menampilkan letak geografis atau peta daerah secara detil dengan kecanggihan satelit. Monitor lainnya tersambung internet untuk akses telepon, dan video confrence. Untuk mendukung pemantauan situasi bencana, tersimpan radio pemancar yang mampu menjangkau pelosok daerah terpencil.
"Fungsi mobil ini sebagai sosialisasi, pendukung komunikasi, dan pelaporan," jelas Hersuparyoto.
BPBD Jabar baru memiliki satu unit mobkom bernopol plat merah B 9482 PQO. Di Indonesia, kata Hersuparyato, mobil serupa terdapat di Sulut, Jabar, Jateng, Jatim dan Yogyakarta. (bbp/ern)










































