Saat pilgub, bantuan desa dipersoalkan karena dinilai politis dan dianggap upaya money politic. Tapi kemarin, ratusan kepala desa datang ke Gedung Sate meminta bantuan segera dicairkan.
"Gimana sih ini. Aspirasinya yang mana sih? Bingung kita," kata Aher di Trans Studio Bandung, Kamis (21/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal bantuan Rp 100 juta per desa, menurutnya uangnya sudah ada di kas daerah. Desa yang pengajuannya sudah lengkap, termasuk administrasinya, akan segera dicairkan.
"Uang bantuan itu sudah ada di kas daerah, ngapain ditahan-tahan. Kalau ada yang belum cair, itu berarti ada yang belum selesai administrasinya," jelas Aher.
Ia kembali menegaskan, bantuan desa yang diberikan tidak terkait dengan politik. Sebab anggaran itu sudah dianggarkan saat proses penyusunan APBD Jabar 2013 pada tahun lalu.
"Itu urusan anggaran, tidak ada kaitan dengan perhelatan demokrasi," tandas Aher.
(ors/ern)











































