Per 1 April, Jadwal Kereta Api Daop 2 Bandung Berubah

Per 1 April, Jadwal Kereta Api Daop 2 Bandung Berubah

- detikNews
Rabu, 20 Mar 2013 16:34 WIB
Per 1 April, Jadwal Kereta Api Daop 2 Bandung Berubah
Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung melakukan pergantian jadwal perjalanan Kereta Api mulai 1 April 2013. Dengan pemberlakuan jadwal baru tersebut, PT KAI mengklaim waktu tempuh hampir semua KA penumpang menjadi lebih cepat beberapa menit.

Hal itu disampaikan Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Pudjo Leksono, dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (20/3/2013).

Menurut Pudjo, Pergantian ini juga disesuaikan dengan perkembangan kinerja dan pelayanan perusahaan yang terus meningkat, mulai dari ticketing system, boarding system, perbaikan dan penambahan fasilitas di stasiun maupun perbaikan sarana kereta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling urgent untuk pergantian jadwal KA ini adalah untuk meningkatkan derajat keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasi kereta api. Kami mohon dukungannya kepada seluruh masyarakat umumnya dan pengguna jasa khususnya, supaya dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) baru ini, perjalanan KA bisa berjalan Aman Lancar dan terkendali," jelas Pudjo.

Berdasarkan surat dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian No.KA/407/SK.26/DJKA/2/13 tanggal 25 Februari 2013 tentang pelaksanaan Gapeka tahun 2013, maka ditetapkan mulai 1 April 2013 akan diberlakukan jadwal baru perjalanan kereta api.

Pudjo menambahkan, Perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) yang berimbas pada berubahnya jadwal perjalanan kereta api adalah hal biasa bagi PT KAI (Persero). Banyak faktor yang menjadi pijakan bagi perubahan ini, terutama untuk menyesuaikan perjalanan KA dengan ritme perubahan dan juga tuntutan konsumen demi perbaikan pelayanan secara menyeluruh.

"Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan perubahan Jadwal perjalanan KA misalnya penambahan jumlah perjalanan KA, perubahan waktu tempuh perjalanan KA, dan perpanjangan relasi perjalanan KA sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar agar bersinergi dengan moda transportasi lain dengan memprioristaskan aspek keselamatan dan kenyamanan," terang Pudjo.

(avi/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads