"Tiap empat jam terjadi kecelakaan lalu lintas. Satu hari tujuh hingga delapan orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Jabar," jelas Anis kepada wartawan disela-sela acara Dialog Publik Keselamatan Berlalu Lintas di Gedung Sentra Bisnis KUKM (Senbik), Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2013).
Jumlah kasus kecelakaan tersebut naik dibandingkan 2011 yang tercatat sebanyak 8.357 kejadian. Sedangkan korban meninggal turun dibanding 2011 yakni 3.465 jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur tengah yang dinilai rawan yakni Cibatu, Cijelak, Cikamurang, Sadang, dan Cikamurang. Untuk jalur selatan titik rawannya di Ciloto, Puncak, Nagreg, dan Gentong. Wilayah Utara berlokasi di Pantura, Gebang, Sukra, dan Kadunghaur.
Anis menambahkan, pihaknya terus berupaya menekan jumlah kecelakaan lalu lintas di Jabar dengan melibatkan stakeholder dan instansi terkait. Pihak kepolisian tidak berhenti mengampanyekan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas di jalan raya.
"Paling utama mencegah kecelakaan ialah pengendara harus disiplin dan mentaati peraturan lalu lintas," tutup Anis.
(bbp/ern)










































