"Nominalnya kira-kira Rp 25-30 miliar," kata Ketua Tim Pemenangan Aher-Demiz, Imam Budi, di Media Center Aher-Demiz, Jalan Ir Djuanda, Kota Bandung, Selasa (26/2/2013).
Alokasi terbesar penggunaan dana kampanye itu digunakan untuk pembuatan atribut kampanye seperti baliho, spanduk, kaos, dan stiker. Terbesar berikutnya adalah untuk keperluan kampanye baik terbuka atau tertutup.
"Dana kampanyenya sendiri didapat dari kandidat, anggota DPRD se-Jabar yang dari parpol koalisi, struktur parpol, hingga relawan," jelas Imam.
Secepatnya, dana kampanye itu akan dilaporkan ke KPU Jabar, termasuk rincian dari mana dana berasal dan penggunaannya. Sebab saat ini pihaknya masih melakukan pendataan rincu. "Dalam satu atau dua hari ini segera kita laporkan ke KPU," tandas Imam.
(orb/ern)











































