Β
Hal itu disampaikan Aher sapaan Ahmad Heryawan saat menghadiri dan membuka event sepakbola usia dini oleh Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Komite Daerah (Komda) Jawa Barat, bertajuk Coaching Clinic dan Trofeo Soccer Challenges Road to Gothia Cup 2013, di Lapangan Universitas Pendidikan Indonesia, Setiabudi, Bandung, Sabtu (23/2/2013) pagi.
"Kita ingin Jabar menjadi gudangnya atlet di berbagai cabang olahraga di Indonesia. Kita punya populasi 45 juta penduduk, kita tentu ingin memiliki atlet-atlet dan tim yang tangguh. Untuk itu pemerintah bertekad mendorong pembinaan atlet usia muda, salah satunya dari apa yang dilakukan SSB ini," ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan tersebut harus berimbang, antara penataan teknik, fisik, dan perkembangan psikologis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Pekan Olahraga Nasional (PON), Jawa Barat baru pernah tiga kali menjadi juara umum, dan yang terakhir kali mencapai di tahun 1961. Tahun lalu di Pekanbaru (Riau), Jabar menduduki peringkat kedua di bawah DKI Jakarta, setelah empat tahun lalu di Samarinda (Kalimantan Timur) hanya berada di urutan keempat.
Jabar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON berikutnya, yakni di tahun 2016. Khusus di cabang sepakbola yang merupakan olahraga nomor satu di Indonesia, ia menargetkan prestasi tertinggi.
Β
"Saya berani kita pasang target juara (di PON 2016). Kita lihat perkembangan pembinaan kita. Yang jelas, pemerintah daerah sangat mendukung setiap pembinaan atlet-atlet usia muda," cetusnya.
Β
Pada acara tersebut Aher sempat mengikuti game, bermain bola dengan beberapa anak dari SSB. Aksinya mengundang tepuk tangan dari para penonton. Setelah itu ia juga meladeni permintaan foto bareng dengan peserta SSB maupun penonton, yang kebanyakan orangtua dan keluarga anak-anak yang mengikuti event tersebut.
(a2s/ern)










































