"Ditemukan sejumlah selebaran black campaign soal Aher-Deddy. Selebaran itu isinya fitnah. Kami merasa dizolimi dengan selebaran tak bertanggung jawab itu," jelas Ketua Tim Kampanye Imam Budi saat ditemui di kantor Panwaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Jumat (22/2/2013).
Menurutnya ada sedikitnya empat jenis selebaran berupa kertas berisi black campaign yang ditemukan Tim Kampanye Aher-Deddy. Selebaran itu antara lain menyebar di jalan dan permukiman penduduk di Kota Bandung. Salah satu contohnya, kata Iman, selebaran bertulis kalau Deddy Mizwar dibeli Rp 15 miliar untuk jadi pendamping Aher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Imam menuturkan, pihaknya datang ke Panwaslu Jabar dengan membawa baang bukti contoh black campaign. Ia pun meminta Panwaslu Jabar mengambil sikap tegas.
"Selebaran itu sengaja menjatuhkan pihak kami. Semoga pelakunya segera ditangkap," harap Imam.
Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat menerima langsung bukti-bukti black campaign yang diserahkan Tim Kampanye Aher-Deddy. "Kami akan mengkaji laporan dan temuan selebaran ini," singkat Ihat.
(bbp/ern)











































